Tampilkan postingan dengan label Asal Jadi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Asal Jadi. Tampilkan semua postingan

Jum'at (23 November 2012) kemarin.. ekstra KIR mengadakan percobaan percobaan.. dan salah satunya adalah air yang naik.
ada yang tau percobaan ini??

kalau belum, aku kasih tau deh....

bahan bahannya adalah...
1. Piring
2. Gelas beling yang panjang
3. Lilin
4. Korek api
5. Air
6. Pewarna (Bila perlu)
7. Koin 4 buah

Caranya...
1. tuangkan air dalam piring, diusahakan jangan terlalu penuh. kemudian campur dengan pewarna. pewarna ini berfungsi agar ketika air naik lebih menarik.
2. letakan lilin ditengah tengah piring lalu nyalakan.
3. disekitar lilin letakkan koin. ini berfungsi untuk menyangga gelas agar memudahkan air untuk naik.
4. setelah semuanya siap.. tutup lilin dengan menggunakan gelas. dan lihat apa yang teradiii...
api akan padam dan air akan naik.

Penjelasan...
pada taukaaaannn kalau proses pmbakaran itu membutuhkan yang namanya oksigen.
nah, ketika gelas menutupi lilin tentunya ada ruang udaranya kan, didalm udara itu mengandung oksigen. dan ketika oksigen itu telah habis karena pebakan lilin. maka lilinpun padam (kan, oksigennya udah habis..jadi lilinnya ngga bisa nyala lagi)
makadari itu lilina bisa padam.
dan mengapa airnya bisa naiik????
dalam ruangan dalam gelas,  tadinyakan ada ruangan untuk oksigen. sementara oksigennya itu habis... so, disana ada ruang kosong (maksudnya ngga ada materi yang menempati ruangan tsb) jadii materi yang terdekat akan masuk kedalamnya, materi yang masuk disini adalah air. sebetulnya itu ada hukumnya. tapi aku lupa :D






setelah aku pikir kembalii... semua sama aja kaya hati kita :)
ketika hati kita telah terisi seseorang, kita cenderung mencuekkan orang orang yang disekitar kita, maksudnya ya ngga respect gitu.
nah setelah orang itu pergi dari hati kita,, percaya ngga sih? orang yang selama ini mugkin kita hanya memandangnya sebelah mata (ngga ada rasa) tiba tiba mengisi hati kita...
mm.. mungkin aku sendiri juga udah kehabisan katakata untuk menjelaskannya ..
tapiii itu lah yang aku rasakan :)
aku ngga tau ini berlaku ngga untuk semua orang.

date Sabtu, 24 November 2012

Like a little chicken..
don't play too far

date Sabtu, 29 September 2012

Chan?? nama itu mungkin udah ngga asing lagi bagi yang pernah dengar :D
haha...

Chan adalah pemeran utama di film Hearty Paws.
nama lengakapnya di film itu adalah Soi Chan.
nama aslinya adalah Yoo Seung Hoo. ia adalah artis korea.
dia lahir tanggal 17 Agustus 1993 *wow tanggal HUT RI..

aku suka sama Chan semenjak nonton filmya itu tadi. actingnya itu baguuuusss banget kata aku mah.
aku nontonnya juga sampe nangis nangis.

intinya aku terpikat sama Chan gara gara Filmnya itu. :D


dan tau ngga?? ada temen aku yang mirip sama Chan.!!!!




date Selasa, 18 September 2012


Yeahh... setelah selama hampir 1 tahun ini saya menjadi siswi kelas sepuluh kini saya dinobatkan sebagai siswi kelas sebelas IPA.

kenapa harus IPA?? simpel banget, karena kelemahan saya adalah menghafal ! so kolo saya masuk IPS nanti ketinggal jauh.

dikelas 11 ini aku masuk ke XI IPA 1 yang mempunya nama lain S2O / Squad Science One.

di kelas ini jumlah muridnya lebih banyak dibanding kelas X. yang semula 32 kini 36 orang siswa.

dengan wali kelas Bapak Jupri yang juga selaku guru kimia kelas XI IPA, and this is the part of Squad Scince One:


1. Abdul Rizal Ghofur.

biasa dipanggil beta. anaknya mm.. cukup brandal. yah bisa diliat dari cara berpakaiannya juga. tapii dalemnya sih ngga tau. eh gitu gitu juga pinter matematika loh. oiya beta suka banget sama reggae,, bayangin deh, dia make gelang, ikat pinggang dan di motornya ituloh banyak banget sticker reggae.. ya Allah....



2. Abdul Rochim

aku pertama kali tau dia semenjak awal awal kelas X. waktu itu, nama aslinya sendiri aku ngga tau. aku cuma manggil dia dengan sebutan KIM (korban ade)

jadi ceritanya, temen aku ade ngefans banget sama pemain sepak bola Kim Jefri Kurniawan. nah, pas ade ngeliat ochim, dia bilang kalo ochim mirip sama KIM, so, secara ngga langsung ade mengidolakan ochim juga.

saat itu kita ngga ada yang kenal sama sekali sama ochim, namanyapun ngga tau. dia hanya sebagai buai buaian omongan kita aja. :D hehe maaf ya chim....
waktu aku tau kalo aku satu kelas sama ochim, mm... ketawa sih dalam hati haha

awal awal satu kelas sama ochim aku kira anaknya pendiam ya. tapi pernah, (inipun pertama kalinya aku ngobrol sama dia) ngobrol ya nyambung nyambung aja.. malah curhat curhatan haha :D orangnya enakan sih



3. Achid Funji Febriyatno

achid?? suka nyeletuk kalo ada orang ngomong. achid ini temen smp aku, waktu smp juga pernah satu kelas. jadi di sma pun udah cukup akrab, apalagi pas kelas X juga satu kelas.
tempat tinggal achid di dadap, kadang juga dia dipanggilnya dadap :D
orangnya mndiri dan dewas.


4. Adri Prabowo

karna baru pertama kali satu kelas, aku liatnya dia pendiem.
tapi suaanya ckup bagus loh. kenapa aku bilangcukup? karna waktu dia maju nyanyi di plajaan aga sedkit kaya gemeter gitu. mugkin aslinya (kalo ngga gemeter bagus kali ya?


5. Ahmad Rif'at

He is our leader. aku bangga sama dia, dia mampu bangkit. Aku pernah 1 kelas selama 2 tahun sama dia waktu SMP.

dan orangnya yang sekarang beda banget sama dulu.
sekarang lebih bijaksana, lebih mampu memimpin.
pokoknya salut deh buat kamu at.



6. Andi Setia Dermawan

suka banget sama yang namnya ngejailin orang ! kadang tuh orang mau lewat dihalang halangin,, heeuuuh... mirza selalu jadi korbannya :D



5. Anwar Nurmawan

Percaya ngga percaya saya udah hampir 5 tahun satu kelas sama dia. orangnya super duper CAPER ! kadang kalo udah berlebihan banget dan ngeganggu saya, saya ngga suka. sebagai contoh : kirim banyak sms yang menurut aku isinya itu ngga penting banget. yah walaupun aku sering ngabaikan sms nya (beruntungnya aku), karena kata temen temen yang suka nge balesin sms awang, pasti awangnya ngga bales lagi. dongkolnya peke banget kan?



7. Ayu Agustien Mar'atus Solikha

mm orangnya aktif, pinter juga, apalagi biologi, kimia, fisika nyaa.
dia juga salah satu orang yang berperan aktif dalam memajukan kelas.
dia pinter bermain peran (acting) dan nyanyi loh !


8. Boby Adji Sentosa

kalo sama boby aku punya kenangan tersendiri :D

tapi emang ngga langsung sih.

jadi, aku sama boby tuh satu smp---- jujur, dulu aku kurang suka sama boby, karna banyak berita miring tentang dia. selama smp pun aku ngga mengenalnya.
waktu itu MOPDB di sneker, selama itu ada orang yang *dulu aku sangka* mirip sama boby, tapi dia make kacamata.. dan lama kelamaan aku tau kalo yang make kacamata itu bukan boby ! haha :D



9. Budy Seno Adji

tiga kata untuk budy -----> dia itu HACKER !!! :D
dia bisa ngeramal pake kartu, aku juga pernah jadi pasiennya :D



10.  Dede Purnama sari
Dia jadi dewan prmuka di sekolah.


11. Deni Supriyadi


date Selasa, 11 September 2012

Dalam postingan ini, saya hanya memeberi tahu atau menyalurkan apa yang baru saya dapat ke para pembaca.
So, I'm Distributor.

 Buat teman-teman yang bosan dengan template yang sudah tersedia di blog, atau mau mencari sensasi yang berbeda. teman-teman bisa mengikuti caranya yang ada dalam link ini,

Cara Mengganti Template Blogspot - Blogger (Versi Baru)

selamat mencoba.
pesan saya, bersabarlah

date Sabtu, 21 Juli 2012

"Statistika adalah ilmu yang mempelajari bagaimana merencanakan, mengumpulkan, menganalisis, menginterpretasi, dan mempresentasikan data. Singkatnya, statistika adalah ilmu yang berkenaan dengan data"

 Itu pengertian statistika yang aku dapat dari google.
yang pernah aku pelajari sendiri sih tentang Mean, Modus dan Median.
dimana Mean adalah Rata-rata, Modus adalah Nilai yang paling sering muncul dan median adalah Nilai tengah setelah data tersebut diurutkan.
pertama kali aku belajar statistika di SMP. dan kini mengulangnya kembali di SMA.

ketika di SMA, statistika merupakan materi pelajaran Matematika pembukaa di semester 3. pertama kali yang mengajarkannya adalah guru PPL dari Unwir. kami diajarin sedikit dan langsung diberi soal-soal.
pertemuan selanjutnya guru pengajar kami yang sah lah yang masuk. maksudnya guru tetap kami :D.

hemm... namanya Bapak Roshid. Awal masuk, beliau memberikan motivasi-motivasi pada kami. yang intinya bahwa statistika merupakan suatu jurusan yang ijazahnya sangat langka, dimana yang mengambil jurusan ini pekerjaan yang dominan adalah sebagai dosen. kenapa? karena.. di SD,SMP,SMA sendiri belum ada yang namanyanya mata pelajaran khusus statistika. yang ada statistika masuknya ke matematika,
dari motivasi-motivasi beliau. ada sedikit rasa yang menggerakkan hati aku untuk mengambil jurusan ini kedeepannya. aamiiin..

awalnya, aku berniat mengambil jurusan Bahasa Inggris.
kenapa lagi?? karena yang pertama aku suka sama pelajaran ini. dan aku rasa ngga perlu sampe membotakkan kepala untuk mempelajarinya. modal utama minat dna kesukaan.
yang kedua, seandainya nanti aku jadi gurupun, aku ngga perlu susah susah yang belibet libet. ngerti kan??

tapi kelemahannya, aku tidak terlalu fasih dalam bahasa inggris. aku pun masih sering liat kamus dalam penulisannya atau setidaknya mengerjakan tugas-tugasnya,
daann.. nilaikupun tidak bagus bagus amat.
apalagii ada materi bahasa inggris yang tidak aku sukai, yaitu tentang report text. naskah naskah yang isinya menjelaskan sesuatu... eeeuuuuuhhh bahasanya tinggi banget, susunann kata-kata dan kalimatnya juga ngga biasa. pokoknya maleslah ngerjain soal-soalnya..

masih menyangkut bahasa inggris, pelajaran ini merupakan pelajaran kedua yang paling aku benci setelah matematika ketika SD.
bayangin aja, sampe kelas 6 aku masih belum bisa menyebuttkan nama-nama warna dalam bahasa inggris.

kembali ke statistika, mekipun dalam mempelajarinya tidak mudah.. karena dibutuhkan ketelitian dan fokus yang tinggi dalam berhitung. seengganya aku harus mencintainya terlebih dahulu.

oiya di Indonesia sendiri jarang ada Universitas yang mengkhususkan statistika menjadi jurusan tersendiri.
Universitas-universitas yang menyediakannya antara lain :
1. UGM
2. UNAIR
3. UNPAD
4. Universitas AIRLANGGA
5. Universitas TRISAKTI



 

date

Salah satu kebiasaan buruk saya di jejaring sosial facebook adalah sering membuka profil orang.
awalnya sayapun tidak *terlalu* menyadari kebiasaan itu. sampai suatu hari ada orang yang ngirim sesuatu ke kronologi saya dan ternyata, saya masuk kedalam orang orang yang sering melihat profilnya...
whahah malu deh saya. saya nempatin urutan keberapa gitu. setelah dipikir-pikir lagi emang saya sering liatin profilnya sih. sebenernya iseng aja, saya cuma liat-liat catatan catatannya, status statusnya yang terdahulu. dan ngga ada maksud apa apa.
saya sendiri ngrasanya ngga terlalu sering ngeliatin profil orang itu. malah ada yang lebih sering saya liatin profilnya. hampir setiap hari malah. wah sejak saat itu saya jadi mengurangi untuk ngeliat profil orang.

dan saya penasaran juga sih sama aplikasi yang orang itu pake... dan pengen nyoba.!! :D
haha maaf yaaaa.....

date Jumat, 13 Juli 2012

Kelas XI? yah kelas 2 SMA..
duluuu aku memandang mereka yang memduduki pangkat ini sangatlah tinggi.
aku anggap mereka udah gede. uang jajan banyak. dan orang-orangpun menyegani mereka.

sebagai contoh, ketika aku jajan es kelapa muda (ceritanya masih SD) sama mamangnya dikasih susunya cuma sedikit. terus pas aku minta esnya dibungkus saja dan minta kantung plastiknya ehh si mamang bilangnya, "ngko mamange rugi'
nah ngga lama kemudian datenglah anak gede (ya remaja itulah) belinya sama kaya aku. udah si mamangnya ngasih susu banyak diplastikin pula tanpa harus si remaja itu minta. enak banget!


tanpaa terasaa kini akulah yang berada diposisi remaja itu.
memang yang aku rasain jauh lebih dihargain oleh mamang-mamang dagang ketimbang mereka yang masih kecil (dibawah 10 th).
tapiii ada perasaan juga, 'pantes ngga sih?' dengan aku yang secara fisik banyak bilang *yang baru liat/ketemu/kenal* aku masih SMP.
'pantes ngga sih?' dengan aku yang masih sering marah kalau ada teman yang pemikirannya ngga sependapat denganku.
'pantes ngga sih?' dengan aku yang masih sering berantem sama kaka adik aku.
'pantes ngga sih?' dengan aku yang masih suka ngrogi kalau maju ke depan kelas.
'pantes ngga sih?' dengan aku yang masih belum berani pergi-pergi sendiri.
'pantes ngga sih?' dengan aku yang  masih suka ngga nyambung kalau ngomong sama orang.
'pantes ngga sih?' dengan aku yang masih suka rebutan chanel tv.
'pantes ngga sih?' dengan aku yang masih suka canggung kalau ngobrol sama orang yang lebih tua.
'pantes ngga sih?' dengan cara berfikir aku yang masih beum kritis.
'pantes ngga sih?' dengan aku yang masih suka iri kalau ngeliat temen dapet nilai yang lebih bagus dari aku.
'pantes ngga sih?' dengan aku yang...... rasanya masih banyak yang orang lain rasakan ketimbang perasaan ku sendiri.


terkadang juga bila aku perhatiin sekelilingku, aku bertanya sendiri..
'dilihat dari mana sih kedewasaan itu?'
secara fisik???
banyak dari mereka yang secara fisik dewasa namun setelah kita dekat dengannya ternyata dia tak ubah seperti anak kecil.

mereka yang telah dikaruniai wajah dan penampilan yang dewasa justru mereka menyia-nyiakan hal itu,
sementara aku yang secara fisik jauh dikatakan dewasa. dengan cara berjalan yang masih... tak tentu.
cara memandang yang kosong. raut wajah yang seperti anak kecil. aku pengen mendapatkan kedewasaan itu. tapii bagaimana?? dengan mengumabh semua yang 'pantes ngga sih?' itu?????

atau aku harus operasi fisik agar aku terlihat dewasa??
.
.
.
.
.
.
.



selang beberapa tahun dari sekarang, kedudukanku pun menambah tinggi dengan gelar 'MAHASISWA'. itupun kalau aku melanjutkannya.
dengan cita-cita yang tinggi namun keadaan fisik tidak mendukung apakah aku masih diterima oleh mereka??

memang banyak yang mengatakan "jangan pandang fisik.. lanutkan impian mu!"

tapi sadar ngga sih setiap manusi lebih menghargai 'yang lebih' dibandingkan 'yang kurna'.

mindeeerrr....
jaiiim sama adik kelas..
itu mungkin yang terjadi.

sebesar apapun akademis kita, bila ada perasaan itu. aku rasa tidak akan mencapai hal yang maksimal.

mungkin sebagian yang membaca catatan ini berpendapat "ituu tau kenapa ngga ngelakuin??"
yahh bicara bisa namun aku yang ngelakuin tidak semudah itu. kalian bisa memandangku secara terbuka..

kalian bisa melihat jelas bagaimana sikapku, perilakuku, tingkah lakuku, gerak-geriku, cara bicaraku.. kalian bisa melihat semuanya dengan JELAS. dan yang tidak ketinggalan kalian pun  menilai semua itu.

tapi aku disini, aku tidak tau semua itu dengan JELAS. aku tidak bisa menilai diriku dengan baik seperti kalian.
yah mungkin dalah persoalan,
ketika aku maju kedepan kelas untuk presentasi tugas.
yang aku rasakan aku sedang menyampaikan sesuatu yang telas seseorang tugaskan. tapii bagi yang menonton, ihh suaranya kecil, bedirinya ngga tegak, body languagenya jelek, bola matanya keatas atas.

heyy..!!! aku tidak sesempat itu untuk memikirkan semua itu. yang aku pikirkan tugasnya.

memang aku akuin akupun bertindak seperti itu. dengan menilai orang seenaknya. itupun secara spontan.

lalu kalau begini apa yang harus diperbaiki???

dengan aku yang harus tidak menilai perbuatan orang lain seenaknya?? namun pernha ada seseorang yang mengajarkanku bagaimana cara melihat karakteristim seseorang denga tingkah lakunya. cobalah lihat dari segi kecil itu.

di dunia ini aku merasa bagai terombang ambing dengan semua pernyaaan pernyataan yang saling bertolak belakang. dengan ajaran-ajaran yang tidak masuk akal.

aku salut banget sama orang yang bisa mengontron diri mereka baik emosi maupun tingkah laku ketika mereka di depan umum. mereka bukan saja hanya menegontrol diri mereka namun audience juga.
aku ingin seperti mereka.
kalau begitu apa rahasia dari semua  yang mereka milik itu?? apakah suatu pendirian yang tetap? mungkin.
kalau begitu aku harus segera memiliki pendirian yang tetap.
laluu mana yang harus aku piliih?? semuanya seimbang. sangat sulit memilihnya.

tulisan ini bercampur dengan emosi dan keadaan yang aku rasakan. akupun tidak tau apakah semua itu seirama, senada, se se se.... aku tak tau.

aku lelah "---"

date Rabu, 04 Juli 2012


“Janganlah berfikiran bahwa engkau adalah orang yang paling buruk di dunia ini atau orang yang sungguh tidak berguna. Karena tanpa engkau sadari ada orang yang ingin sekali menjadi sepertimu”

Aku rasa pernyataan itu ada benarnya juga…
Ceritanya berawal ketika di kelas kami sedang ada jam seni. Pada saat itu kami ditugaskan untuk menggambar batik. Oleh karena aku telah menyelesaikan tugasku. Temanku, Nur Habibah meminta bantuanku untuk mewarnai gambarnya. Kami pun selama mewarnai banyak membicarakan banyak hal. Aku lupa siapa yang mengawalinya, hingga topic pembicaraan mengarah pada keinginan terpendam masing-masing.

Teman-teman biasa memanggil Nur Habibah dengan sebutan Bibah, menurut pandanganku (yang mungkin juga semua orang), Bibah adalah sosok yang supel, ia mudah bergaul dengan siapa saja. Baik teman sepantarnya, kakak kelas, adik kelas, bahkan guru. Aku melihatnya, Ia menganggap orang-orang disekelilingnya itu adalah temannya yang mudaaah  sekali akrab. Tidak seperti aku yang sulit untuk bersosialisasi dan akrab dengan orang. Pribadiku sendiri aku merasa adanya kasta pergaulan yang membedakan setiap orang. Antara teman, kakak kelas, adik kelas, tetangga, keluarga. Sebetulnya itu bukan aku yang merumuskannya sendiri. Tapii ya mungkin itu sifat aku.

Kembali ke awal, percakapan singkatnya kurang-lebih :

Muthi  : Bib, saya tuh pengen kaya kamu, yang pinter ngomong, aktif, mentalnya tinggi.
Bibah   : lah muthi mah pengen kaya saya jeh! Malah saya muth yang pengen kaya kamu tuh.
Muthi  : enak apanya??
Bibah   : ya kamu tuh pinter (and bla bla bla……)
Muthi : Saya sendiri tuh sering mikir, buat apa kita ini itu tapi ngga pinter buat sosialisasi, ngga        bisa untuk bergaul. Toh nantinya pelajaran yang sesungguhnya itu langsung terjun ke masyarakat. Okelah kalau sekarang kita berjuang untuk ke perkuliahan, selanjutnya kerja. Nah, percuma aja kan kalau orang itu pinter (dalam mata pelajaran) tapi ngga dalam masyarakat? Memangnya dalam masyarakat ada gitu ulangan bahasa Indonesia, Matermatika dll?? Engga kan?? Makannya saya tuh pengen kaya kamu.
Bibah   : iya sihh.. tapi menurut saya mah kamu tuh enak, orangnya pendiem, ngga kaya saya suka ngomong, and blab la bla
Muthi  : Enak gimana kamunya Bib? Ngga enak tau jadi pendiem tuh. Kaya tuh kita ngga dianggap sama orang.
Bibah   : Ngga dianggap gimana? Orang pendiem tuh kayaknya jarang buat masalah. Kalo saya misalnya ngomong banyak yang tersinggung. Meski saya sendiri ngga bermaksud menyinggung. Ya mungkin tanggepan merekanya beda kali. Jadi tuh serba salah. Kalau saya tuh pengen jadi pendiem tapi susah banget. Kakaya saya ngungkapin yang ada di pikiran saya aja. Misalnya A ya saya langsung sampein aja A.
Muthi  : ya kadang kita tuh sering diremehin. Angel si ya kamu mah ngga pernah. Susah ngejelasin situasinya. Ya justru itu yang susah bib, banyak banget emang sih yang saya fikirin. Tapi saya terlalu susah buat ngungkapinnya. Kayanya langsung ilang semuanya. Pasti ada aja keraguan.
Bibah   : haha ko jadi kebalik gini sih???kamu pengen jadi saya, saya pengen jadi kamu.
Muthi  : haha. Kamu juga professional orangnya. Misalnya kamu pernah punya masalah sama saya, tapi kamu tuh bisa biasa aja nyikapinnya. Ngga kaya saya, kalau udah ngga suka sama orang, atau ada sikap orang yang buat saya benci ke dia saya tuh susaah buat ngelupainnya. Sebaik apapun sikapnya tetep aja dimata saya tuh ngga baik.
Bibah   : Ya embbuh dah muth, saya tuh kaya ngga bisa buat benci sama orang. Kalo misalnya ada orang yang berbuat kesalahan sama saya, terus dianya minta bantuan ke saya ya saya bantu aja. Kadang saya tuh mikir. Apa emang sayanya terlalu baik atau terlalu bodoh. Mau aja bantuin orang udah nyakitin saya. Intinya mah saya ngga bisa benci sama orang. Kalo sekarang marah atau saya jengkel ke orang itu ya ngga berapa lama lagi udah biasa aja. Saya pengen gitu bisa benci sama orang itunya lagi. Tapi ngga bisa. HAHAHAA kok jadi gini sih???



Dan akhirnya percakapan kita terhenti dengan tawaaa kami……. :D

 OP ( Original Post) : 26 April 2012

date Sabtu, 28 April 2012

Pagi ini, cuaca terlihat tidak bersahabat dengan siswa-siswi yang ingin berangkat sekolah *mungkin?* khususnya aku. Meski hujan yang turun tidak terlalu deras, namun aku rasa akan membasahiku jika aku nekat untuk menerjangnya.
Akhirnya jam 06.45 pagi, hujan agak sedikit reda. Aku beranikan diri untuk langsung menuju jalan raya untuk menaiki angkutan umum. Untungnya banget ketika aku sampai di jalan raya langsung ada angkot yang sudah menungguku. Mungkin sang supir sudah melihatku dari kejauhan.

Dan syukurlah aku sampai ke sekolah dengan selamat sentausa haha. Seperti biasanya, untuk mengawali kegiatan, sekolah kami mengadakan pembacaan ayat suci Al-Qur’an terlebih dahulu secara bersama-sama. Dan karena ini adalah hari senin, maka pagi inipun diadakan Upacara Bendera. Dengan keadaan langit yang sedang berduka, *sepertinya* banyak yang menginginkan untuk air matanya jatuh saja. Haha termasuk juga aku. Tapi sayang karena belum juga mengeluarkan air matanya, akhirnya Upacarapun jadi dilaksanakan.
Dengan petugas Upacara kelas X.7 dan Pembina Upacara Bapak Rustaman  akhirnya berjalanlah upacara bendera.

Petugas Upacara *yang aku inget*
1.       Tura *ga kenal dan ga tau. Tapi kalau ga salah dia pernah ikut CCA. Bagus suaranya wheheh*
2.       Protokol *kalau gasalah namanya Yuli*
3.       Ajudan *Rissa Maulida. Yang ini pernah satu kelas waktu SMP*
4.       Pemimpin Upacara *yang ini aku tau, karena satu ekstra, Akhmad Jauhari*
5.       Pengibar Bendera *Akang Hendri, Kang Aulia & Kang Rifaldi*
6.       Pembaca UUD ’45 *Nawati*
7.       Pembaca Ikrar kader disiplin siswa *Susi*
8.       Pembaca Janji siswa *ga jauh beda sama nomor satu. Ga kenal & ga tau*
9.       Pembaca Do’a *sama kaya nomor 8*
10.   Dirigen *Daswinih*

Langsung ke bab selanjutnya. Wkaka

Waktu memberikan amanat Bapak  Rustaman bercerita yang kurang lebihnya,
“Pada suatu hari, ada seorang anak yang sedang duduk-duduk di saung. Disana, ia melihat kepongpong. Setelah ia perhatikan, kepongpong itu bergerak-gerak. Ternyata eh ternyata sepertinya ada ulat yang sudah menjalani masa puasanya *sebagai kepongpong* dan ingin keluar sebagai kupu-kupu. Terlihat kupu-kupu kecil itu kesulitan mengeluarkan tubuhnya dari kepongpong. Awalnya baru keluar kepalanya saja. Anak itu iba melihat kupu-kupu itu dan dia pun menolong mengeluarkan kupu-kupu itu dengan cara membelah kepongpong itu dengan alat bantu silet. Akhirnya yang dahulunya ulat itu, keluar sebagai kupu-kupu. Namun, kupu-kupu itu tidak bisa terbang, walau sekeras apapun ia mencobanya tetap saja kupu-kupu itupun jatuh lagi dan lagi sampai akhirnya mati”.

Setelah diteliti *ga tau deh siapa yang menelitinya*, ternyata ketika si kupu-kupu masih berada di dalam kepongpong dan mencoba keluar dari kepongpong dengan susah payah, pada saat itulah mulainya aktif kelenjar-kelenjar *yang juga ga dijelasin secara mendetail. Pokoknya kelenjar gitulah*. Pada saat anak itu membantu mengeluarkan kupu-kupu. Justru pada saat itu dia menonaktifkan kelenjar yang seharusnya aktif.
Ini bukti bahwa, tidak selamanya kesulitan itu buruk, ada kebaikan, ada kemudahan di baliknya. Seperti kata Allah bahwasannya ada kemudahan dibalik kesulitan.

Sekian. Semoga bermanfaat.


Wheheh ada yang lupa. Upacaranya dibubarin saat pemimpin upacar ingin kembali ketempatnya. Mengingat hujan mulai turun dengan derasnya. Yess huu :D

date Kamis, 05 April 2012

hayy perkenalkan nama saya Muthi'ah Khoirunnisa. saya biasa dipanggil Muthiah atau Muthi saja juga cukup,
saya tinggal di kota Indramayu, dan *sekarang* bersekolah di Kampus Ungu SMAN 1 Krangkeng.
Saya lahir di Batam tanggal 28 Agustus 1996. Waktu itu hari Rabu.
Saya adalah anak ke-2 dari pasangan Abdul Wakhid Syahroni dan Siti Solichah. Saya punya kakak Laki-laki yang bernama Muhammad Yusuf Masyhuri *yang sangat menjengkelkan* dan dua adik Yahya Abdurrohman Alghifari *Yahya* dan Fathannah Mar'atus sholihah *Ana*.
Riwayat Hidup :
- TK Melati Karangampel
- SDN 1 Purwawinangun
- SMPN 1 Karangampel *Nesaka*
- SMAN 1 Krangkeng *Sneker*

Sebelumnya saya telah memiliki blog, namun pada settingannya blog saya privasikan.
Dan kini saya membuat blog lagi, namun saya tujukan buat umum.

Sekian. Terimakasih

date Minggu, 25 Maret 2012

Blog ini berisi pengalaman-pengalamanku dan hal-hal yang berhubungan dengan kehidupanku

Labels